by

Dewan Pakar ICMI : Polri Aneh dalam Sikapi Pembakaran Surat Suara Pemilu 2019 di Papua

-HUKUM-220 views

Beredar berita video rakyat Kabupaten Puncak Jaya marah karena Bupatinya buat 100% rakyatnya milih capres 01. Kemarahan rakyat tsb dilampiaskan dengan membakar surat suara (susu) yg akan dikirim ke Jakarta.

Dengan kasus tsb polisi malah bilang yang dibakar itu “susu” lebih tak diperlukan lagi. Bahkan polisi marah akan mencari dan menangkap  penebar video tsb. 

“Polisi itu berpikir bertindak harus berdasar hukum/UU. Di pemilu pun semua diatur UU/ hukum. Susu lebih pun tak boleh dibakar. Apalagi
malah mau menangkap penyebar video pembakaran susu tsb ?,” kata  Dewan Pakar ICMI yang juga mantan petinggi Polri Anton Tabah ketika dihubungi redaksi korankota, Rabu ( 24/4) malam .

Kata Anton lebih lanjut, di video kan ada narasinya  dengan  jelas karena  Bupati setempat buat 100% rakyatnya  milih 01? Ya jelas rakyat marah.

“Tak boleh siapapun begitu. Tak ada pemilu securang itu. Mestinya ini dilidik faktanya bukan main marah karena hukum bukan untuk marah,” tegas Anton

Menurut Anton, Susu sisa berapa pun tak boleh dibakar tapi dibuat berita acara detail lengkap lalu disimpan sebagai alat bukti dan untuk dicocokkan dg DPT berapa yang hadir  nyoblos berapa yang absen berapa susu yang rusak dsb.

“Membakar susu ada aturannya yaitu setelah pemilu usai itu juga dengan  berita acara dan disaksikan semua pihak yang terlibat dalam pemilu,” pungkas jendral Anton yang telah 8 kali menangani Pemilu di Indonesia.0 red

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed