Image description
Image captions

KPAI menyatakan masih menelaah soal laporan finalis Miss Landscape International 2019 Era Setyowati (Sierra) terkait dugaan Prof Muradi menelantarkan anak yang berusia 8 bulan. KPAI menyebut akan memanggil Prof Muradi terkait persoalan ini.

 

"Ya (dipanggil untuk) klarifikasi, itu prosedur umum pengaduan KPAI, kalau pengadu kan sudah, tinggal teradu (Muradi), jika dibutuhkan akan klarifikasi ulang ke pengadu lagi," kata Wakil Ketua KPAI Rita Pranawati, saat dikonfirmasi, Selasa (6/4/2021).

Rita mengatakan pihaknya hingga kini masih menelaah laporan yang diadukan Era Setyowati ke KPAI. Meski demikian, menurutnya, pihak KPAI tetap akan meminta klarifikasi kepada Muradi sebagai teradu terkait persoalan tersebut.

"Kami masih telaah, belum ada pemanggilan, menunggu proses selanjutnya," ujarnya.

Rita menyebut pengaduan yang dilakukan oleh Era Setyowati atau Sierra dilakukan secara sepihak. Karena itu, menurutnya, KPAI perlu mendengar informasi resmi dari Muradi.

"Kan baru pengaduan sepihak, jadi kami masih belum menerima informasi resmi dari pihak teradu," ujarnya.

Sebelumnya, pihak Prof Muradi buka suara terkait laporan yang ditujukan kepadanya oleh Era Setyowati. Kuasa hukum Muradi, Patrice Rio Capella, membantah kliennya menikah dengan Sierra.

"Klaim ES (Sierra) yang menyatakan ada pernikahan pada 2018 adalah tidak benar. Karena hingga saat ini sama sekali tidak ada peristiwa pernikahan antara ES dengan Profesor M (Muradi), baik secara resmi maupun nikah siri," ujar Rio, saat konferensi pers, di Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (6/4/2021).

Baca juga: Pengacara Prof Muradi: Sierra Lapor ke KPAI Bentuk Keterangan Palsu!

Karena itu, Rio menegaskan tidak mungkin Muradi dan Sierra memiliki anak. Rio juga menuding laporan ke KPAI yang dilakukan Era Setyowati atau Sierra bersama kuasa hukumnya palsu.

"Berkaitan dengan pelaporan ES (Sierra) ke KPAI yang mengklaim bahwa seolah-olah telah terjadi penelantaran atas anak yang dilahirkan oleh ES, adalah bentuk keterangan palsu yang diberikan ke lembaga negara (KPAI)," ucapnya.

Sebelumnya, Era Setiyowati atau Sierra datang ke KPAI untuk melaporkan suami sirinya, Profesor M. Dia menggandeng Razman Arif Nasution sebagai pengacara.

"Jadi dia (Sierra) ini berkenalan dengan salah satu guru besar, Profesor M, guru besar di salah satu perguruan tinggi negeri favorit di Indonesia, salah satunya di Kota Bandung. Dan Mr M ini juga adalah komisaris independen, komisaris independen di BUMN terkemuka," kata Razman di kantor KPAI, Jakarta Pusat, Senin (5/4).

Hal itu disampaikan Razman setelah mendampingi Sierra membuat pengaduan. Dia juga menunjukkan bukti surat pengaduan bernomor 273/KPAI/PGDN/4/2021. Razman mengatakan Sierra dan M memiliki anak berusia 8 bulan. Menurutnya, M tidak menafkahi anak itu dengan baik.

M dan istri sahnya, disebut Razman, sempat datang ke kantornya untuk menyelesaikan masalah anak Sierra pada minggu lalu. Namun, kata dia, masalah itu tidak bisa dituntaskan sehingga mereka mengadu ke KPAI.