Image description
Image captions
Image description
Image captions

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin bersama Andi Andi Syamsuddin Arsyad atau biasa disapa Haji Isam memastikan kesiapan Satuan Tugas (Satgas) Kuala di Aceh Tamiang, Aceh, Minggu (4/1/2026).

Dengan didampingi jajaran TNI, keduanya meninjau langsung melalui udara dan laut agar satgas bekerja dengan baik dalam pengerukan sungai, pemanfaatan air, hingga pemulihan wilayah bencana secara menyeluruh.

Sebelumnya Menhan telah menggelar rapat kesiapan bersama pendiri Jhonlin Group yang juga dihadiri Wakil Panglima TNI, staf khusus presiden bidang infrastruktur, Kepala Badan Logistik Pertahanan (Kabaloghan) Kemhan, Pangdam Iskandar Muda (IM), serta bupati Aceh Tamiang di Kantor Desa Tangsi Lama, Kecamatan Seruway.

Rapat ini difokuskan pada sinkronisasi rencana teknis, kesiapan alat berat, dukungan logistik, serta integrasi program Satgas Kuala dengan tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

"Rencana pengerahan alat berat oleh Satgas Kuala akan dimulai," ujar Sjafrie.

 

Menurutnya, normalisasi sungai dan muara dapat berjalan beriringan dengan program rehabilitasi dan rekonstruksi wilayahnya.

Dengan adanya normalisasi sungai, di lokasi bencana, Sjafrie yakin kondisi di wilayah akan semakin pulih karena pasokan air untuk diproses menjadi air bersih akan semakin banyak.

Dia juga menekankan tujuan Satgas Kuala bukan hanya menormalisasi sungai saja melainkan mendukung pemulihan dan penguatan perekonomian masyarakat yang bermukim di sepanjang bantaran sungai dan kawasan muara Tamiang.