Komika kawakan Pandji Pragiwaksono mengabarkan kondisi dirinya setelah dilaporkan sekelompok pemuda yang mengatasnamakan Angkatan Muda Nahdlatul Ulama (NU) dan Aliansi Muda Muhammadiyah ke Polda Metro Jaya. Hal ini ia sampaikan melalui akun Instagram pribadinya di @pandji.pragiwaksono, Jumat (9/1/2026).
"Hai apa kabar Indonesia? Gue cuma mau bilang terima kasih untuk dukungannya, untuk doanya banyak banget yang ngedoain yang baik-baik ke gue. Gue juga baik-baik aja," ucap Pandji.
Dia mengabarkan sedang berada di New York, Amerika Serikat dan membuat video tersebut usai mengisi siaran.
"Gue lagi di New York abis ngisi siaran dan sekarang lagi mau balik ke rumah, lapar, mau balik ke anak-anak istri dan makan malam bersama mereka," ujarnya.
Tak lupa, di pengujung ungkapannya, Pandji mendoakan fans dan penonton agar tetap dalam keadaan sehat dan baik-baik saja.
"Semoga lu juga sehat, semoga lu juga baik-baik aja. I love you guys dan terima kasih sudah mencintai kesenian stand up comedy dan moga-moga gue punya banyak perkomedian untuk Anda," tuturnya.
Sebelumnya, Komika kawakan Pandji Pragiwaksono kembali tersandung persoalan hukum. Gara-gara materi dalam pertunjukan komedi tunggalnya yang bertajuk Mens Rea, Pandji resmi dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh gabungan pemuda dari dua organisasi Islam terbesar di Indonesia.
Laporan tersebut dilayangkan oleh Angkatan Muda Nahdlatul Ulama (NU) dan Aliansi Muda Muhammadiyah pada Rabu (7/1/2026). Pandji dituding telah melakukan pencemaran nama baik serta menyebarkan materi yang dinilai provokatif.
Materi Komedi yang Berujung Laporan Polisi
Pihak pelapor tidak datang dengan tangan kosong. Mereka menyertakan rekaman materi komedi Pandji yang disiarkan melalui salah satu platform digital sebagai barang bukti utama. Materi tersebut dianggap telah melampaui batas kritik dan masuk ke ranah penghinaan.
Presidium Angkatan Muda NU, Rizki Abdul Rahman Wahid, menegaskan bahwa narasi yang dibangun Pandji dalam Mens Rea berpotensi memicu perpecahan di tengah masyarakat yang saat ini tengah sensitif.
"Kami melaporkan adanya dugaan merendahkan, memfitnah, dan cenderung menimbulkan kegaduhan di ruang publik. Ini berpotensi memecah belah bangsa," tegas Rizki di Mapolda Metro Jaya.
Respons Anak Muda Nahdliyin dan Muhammadiyah
Rizki menambahkan, materi tersebut telah menimbulkan keresahan yang nyata, khususnya di kalangan anak muda Nahdliyin dan kader muda Muhammadiyah. Kritik politik yang disampaikan Pandji dinilai tidak lagi sehat dan justru menyerang kehormatan pihak tertentu.
"Tentu ini menimbulkan keresahan, khususnya bagi kami sebagai anak muda Nahdliyin, begitu pula rekan-rekan dari Aliansi Muda Muhammadiyah," lanjutnya lugas.
Kritik Politik di Balik 'Mens Rea'
Sebagai informasi, Mens Rea merupakan pertunjukan spesial Pandji Pragiwaksono yang juga ditayangkan di platform streaming Netflix.
Dalam pertunjukan tersebut, Pandji memang banyak menyoroti karut-marut perpolitikan Tanah Air serta kondisi demokrasi di Indonesia dengan gaya bicaranya yang ceplas-ceplos.