Image description
Image captions

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, menegaskan bahwa TNI Angkatan Darat (AD) siap untuk terlibat dalam pelaksanaan pendidikan Komponen Cadangan (Komcad) untuk 4.000 aparatur sipil negara (ASN) dari 49 kementerian/lembaga.

Marulis menyebut TNI AD akan siap memberikan fasilitasnya untuk digunakan sebagai tempat pendidikan Komcad yang digelar oleh Kementerian Pertahanan (Kemhan).

 

“Apa [fasilitas] yang kami punya, nanti petunjuknya bagaimana, kita siapkan semaksimal mungkin apa yang kami bisa. Jadi memang yang paling punya banyak fasilitas untuk berlatih saya kira Angkatan Darat,” kata Maruli usai menghadiri Rapat Pimpinan (Rapim) TNI AD 2026 yang digelar di Balai Kartini, Jakarta Selatan, pada Rabu (11/2/2026) pagi

Menurutnya, pelaksanaan pendidikan Komcad bagi ASN itu nantinya akan turut melibatkan matra TNI lainnya, seperti TNI Angkatan Laut (AL) dan Angkatan Udara (AU).

“Nanti perencanaan ini kan pasti nanti pelaksanaannya dilakukan oleh Darat, Laut, dan Udara,” ucapnya.

Meski begitu, Maruli menekankan bahwa arahan lebih lanjut terkait pelaksanaan pendidikan Komcad bagi ASN itu akan dikeluarkan sepenuhnya oleh Markas Besar (Mabes) TNI. Sehingga, TNI AD masih akan menunggu arahan lebih lanjut.

“Cuma kebijakan ini saya kira dari Mabes TNI nanti. Mungkin lebih detail ditanya ke Mabes TNI,” tuturnya.

Sebagai informasi, sebelumnya Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan), Donny Ermawan Taufanto, menyatakan pendidikan Komcad dari unsur ASN menjadi bagian dari konsep pertahanan negara.

"Jadi salah satu bentuk kesemestaan pertahanan kita," kata Donny di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (10/2/2026).

Kesemestaan itu, kata dia, melibatkan seluruh komponen bangsa dalam pertahanan negara, termasuk ASN.

“Kami harapannya bisa menjadikan seluruh ASN [sebagai] Komcad,” ucap Donny.

Donny mengatakan, pelatihan Komcad dari unsur ASN itu akan mulai dilakukan pada April 2026.

Kemenhan pun telah meminta seluruh kementerian dan lembaga (K/L) untuk mengusulkan nama-nama ASN yang akan mengikuti program tersebut.